Jelajahi Pesona Wisata Sulawesi Utara

Manado, Taman Nasional Bunaken, Tomohon, Danau Tondano, dll.

Tentang Sulawesi Utara

Provinsi Sulawesi Utara terletak di ujung Pulau Sulawesi, dan berbatasan dengan Negara Filipina di sebelah utara. Ibu kota Sulawesi Utara adalah Manado. Tempat ini sudah ada sejak lama. Lokasinya yang strategis telah diaskses ke dunia luar sejak dulu. Kelompok Pulau Sangir Talaud telah menciptakan jembatan ke negara tetangga, Filipina. Oleh karena itu, budaya penduduknya di tempat ini dan Filipina sedikitnya sama. Awalnya kedua wilayah ini dipengaruhi keras oleh kekuasaan Belanda. Masih banyak orang tua yang masih bisa berbahasa Belanda.

Provinsi Sulawesi Utara memiliki potensi sumber daya alam yang besar dan bervariasi meliputi berbagai sektor seperti pertanian, pariwisata, pertambangan, perindustrian, dan lain-lain. Sektor pertanian yang meliputi sub sektor peternakan, perkebunan, tanaman pangan, perikanan merupakan sektor dominan di Sulawesi Utara sesuai dengan kondisi dimana Provinsi ini merupakan daerah agraris dan kelautan. Dari sub sektor perkebunan dihasilkan kelapa, cengkih, pala, kopi, vanilla. Sedangkan dari sub sektor perikanan dihasilkan tuna, cakalang, kerapu, rumput laut dan lain-lain, yang sudah diekspor dalam volume besar ke pasar Asia, Eropa, dan Amerika. Di samping produk sektor pertanian yang diusahakan oleh masyarakat pertanian Sulawesi Utara juga memiliki sumber daya alam pertambangan dan pariwisata yang menunggu untuk dikelola oleh para investor.

Beberapa kerajaan berkuasa di masa lalu, seperti Manado, Tabukan, Siau, Kolongan, Tahuna, Kendahe dan Manganitu. Portugis pertama kali tiba abad ke-16 untuk berdagang dan menyebarkan agama kristen. Ketika Portugis pergi, Spanyol datang menyebarkan agama Katolik. Pertengahan abad ke-17, pengaruh Belanda menetap sampai Jepang datang dan mengambil alih tempat ini untuk beberapa waktu. Karena tidak puas, setelah kekalahan Belanda pada Perang Dunia II, Belanda mencoba menjajah tempat ini kembali dan bahkan menciptakan negara boneka namun penduduk setempat tidak setuju. Tahun 1950 Sulawesi menjadi bagian Indonesia dan menjadi provinsi terpisah tahun 1964.

Penduduk yang mendominasi adalah Minahasa dan Sangir, etnik kecil lainya juga bisa ditemukan di tempat ini. Tulisan Kuno Minahasa disebut Aksara Malesung terdapat di beberapa batu prasasti diantaranya di Watu Pinabetengan. Aksara Malesung merupakan tulisan Hieroglif, yang hingga kini masih sulit diterjemahkan. Pedas dan unik, itulah kata untuk menggambarkan cita rasa makanan di tempat ini. Rica-rica adalah nama bumbu atau saus yang dapat di gunakan untuk memasak apa saja, bisa dengan ayam, ikan, babi, dan bahkan anjing (disebut r.w atau air weh). Bubur Tinotuan atau bubur Manado terbuat dari beras, jagung dan sayur-sayuran sangat enak dimakan dengan sambal. Kelelawar juga di makan di sini.

Hotel di Sulawesi Utara

Rencanakan Perjalanan ke Sulawesi Utara

Rental Mobil di Sulawesi Utara

Destinasi Terkait

Di @TravellersID Anda bisa membeli stok foto dan stok video berlisensi bebas royalti; cari, bandingkan, dan memesan tiket pesawat, hotel, dan sewa mobil murah di seluruh dunia; atau menggunakan jasa kami dalam bidang content marketing dan pembuatan video.